B. Ing 'Teks eksposisi' 31/01/25

Penolakan rakyat atas kenaikan pajak ppn ke 12%

Public rejection of the increase in VAT to 12%


Lang: ID

Pendahuluan:

Video ini membahas tentang kenaikan PPN di Indonesia dari 11% menjadi 12%. Irwandi berpendapat bahwa kenaikan ini tidak adil mengingat gaya hidup mewah dan fasilitas yang dinikmati oleh pejabat pemerintah Indonesia.


Isi:

Irwandi menyoroti kesenjangan yang signifikan antara beban pajak pada warga negara biasa dan gaya hidup mewah para pejabat publik, termasuk perumahan mahal, kendaraan mewah, dan tunjangan perjalanan yang berlebihan. Dia mengkritik pemerintah Indonesia karena memprioritaskan kepentingan segelintir orang di atas kebutuhan masyarakat umum.


Penutup:

Irwandi mendesak pemerintah Indonesia untuk memprioritaskan kesejahteraan warganya dengan mengurangi pemborosan dan memastikan distribusi sumber daya yang lebih adil. Dia menyimpulkan bahwa kegagalan pemerintah untuk mengatasi masalah ini akan terus mengikis kepercayaan publik dan menghambat perkembangan negara.


Lang: EN

Introduction:

This video discusses the VAT increase in Indonesia from 11% to 12%. Irwandi argues that this increase is unfair given the luxurious lifestyle and facilities enjoyed by Indonesian government officials.


Content:

Irwandi highlights the significant disparity between the tax burden on ordinary citizens and the luxurious lifestyle of public officials, including expensive housing, luxury vehicles, and excessive travel allowances. He criticizes the Indonesian government for prioritizing the interests of a select few over the needs of the general public.


Closing:

Irwandi urges the Indonesian government to prioritize its citizens' welfare by reducing waste and ensuring a fairer distribution of resources. He concludes that the government's failure to address these issues will continue to erode public trust and hinder the country's development.


Source: Ferry Irwandi

Komentar

Postingan Populer